Berita

DPRD Bogor Soroti PKBM Waluya Sari Tenjo, Diduga Hentikan KBM Tanpa Alasan Jelas

193
×

DPRD Bogor Soroti PKBM Waluya Sari Tenjo, Diduga Hentikan KBM Tanpa Alasan Jelas

Sebarkan artikel ini
Siti Aisyah anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Bogor, zonajabar.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Waluya Sari di Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan tajam Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor. Lembaga pendidikan non-formal tersebut dilaporkan tidak melaksanakan aktivitas belajar mengajar (KBM) sebagaimana mestinya tanpa adanya keterangan yang jelas.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Siti Aisyah, merespons cepat temuan ini dan berjanji akan mengambil langkah konkret.

Menanggapi laporan mengenai terhentinya kegiatan di PKBM Waluya Sari, Siti Aisyah menyatakan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan fungsi lembaga tersebut berjalan optimal.

“Berkaitan dengan hal tersebut, saya akan melakukan klarifikasi dengan dinas terkait, agar dapat memberikan asistensi dan pengawasan terhadap PKBM Waluya Sari,” tegas Siti Aisyah pada Selasa (02/12/2025).

Langkah klarifikasi ini penting untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan penghentian KBM di PKBM Waluya Sari, yang seharusnya menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat.

PKBM memiliki peran vital sebagai sarana pendidikan non-formal, seperti program Kesetaraan Paket A, B, dan C, yang membantu masyarakat yang tidak dapat menempuh jalur pendidikan formal. Oleh karena itu, tidak aktifnya kegiatan di PKBM Waluya Sari dikhawatirkan dapat merugikan peserta didik yang menggantungkan harapannya pada lembaga tersebut.

DPRD Kabupaten Bogor melalui Komisi IV, yang membidangi urusan pendidikan, berkomitmen untuk memastikan semua lembaga pendidikan di wilayahnya, termasuk PKBM, beroperasi sesuai ketentuan dan memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.