Scroll untuk baca artikel
Berita

Duka di Pesisir Karangnaya: Niat Berlibur Berujung Tragedi bagi Remaja Asal Parungkuda

12
×

Duka di Pesisir Karangnaya: Niat Berlibur Berujung Tragedi bagi Remaja Asal Parungkuda

Sebarkan artikel ini
Dua remaja asal Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terseret arus laut di Pantai Kararangnaya pada Minggu (22/3/2026) sore | Foto : Istimewa

Sukabumi, zonajabar.com – Keceriaan akhir pekan di pesisir pantai Sukabumi seketika berubah menjadi duka mendalam. Dua remaja asal Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, yang tengah asyik menikmati deburan ombak di Pantai Karangnaya, tepatnya di area Hotel SBH, terseret arus laut yang kuat pada Minggu sore (22/3/2026).

Nahas, meski tim penyelamat bergerak cepat, satu dari dua remaja tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah sempat hilang ditelan arus.

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Korban bernama Raka (15) dan Sayid Hidayatullah (14) sedang berenang di pesisir pantai. Tanpa diduga, arus kuat menyeret keduanya hingga ke tengah laut.

Petugas penjaga pantai yang sigap berhasil menyelamatkan Raka dari maut. Namun, Sayid tak seberuntung rekannya, ia menghilang di balik ombak, memicu kepanikan di lokasi kejadian.

Merespons laporan kecelakaan laut (laka laut) tersebut, tim SAR gabungan langsung diterjunkan. Strategi pencarian dibagi menjadi dua tim, SRU 1 melakukan penyisiran darat sejauh 2 km ke arah timur dan SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh 2 km ke arah barat.

Upaya tersebut membuahkan hasil dalam waktu beberapa jam. Sekitar pukul 17.00 WIB, jasad korban terlihat di dekat pecahan ombak. Arus laut perlahan membawa tubuh korban ke pinggir pantai, tepatnya sekitar 200 meter dari titik awal ia dilaporkan hilang.

Petugas segera mengevakuasi jasad Sayid ke RSUD Palabuhanratu untuk proses visum. Setelah pemeriksaan medis selesai, jenazah akan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga di Kampung Paku Haji, Desa Sundawenang, untuk prosesi pemakaman.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi arus laut, terutama di titik-titik pantai yang dikenal memiliki ombak yang tidak menentu.

Source : IG/Sukabumi.plus