Tangerang, zonajabar.com – Kawasan Alam Sutera di Kota Tangerang Selatan mendadak riuh pada Senin malam, 23 Maret 2026. Perhatian warga dan pengguna jalan teralihkan oleh sosok pria yang nekat memanjat papan reklame berukuran besar di pinggir jalan utama. Pria tanpa identitas tersebut duduk di puncak baliho bertuliskan “Philo Rumah Milenial”, memicu kekhawatiran sekaligus kemacetan panjang di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, pria tersebut diduga sedang mengalami tekanan mental atau depresi berat. Kabar yang beredar di antara kerumunan warga menyebutkan bahwa pemicu aksi nekat ini adalah kerugian besar yang dideritanya akibat permainan judi online.
Peristiwa bermula saat warga menyadari ada seseorang yang merayap naik ke struktur besi papan reklame tanpa mengenakan baju. Begitu sampai di puncak, pria tersebut tampak menunjukkan gelagat yang tidak stabil. Ia berkali-kali memegang kepala dan sesekali berteriak ke arah bawah, seolah sedang meluapkan beban pikiran yang menghimpitnya.
Kondisi ini langsung mengundang massa. Banyak pengendara motor dan mobil yang memperlambat laju kendaraan hingga berhenti total untuk mendokumentasikan kejadian tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan Alam Sutera sempat mengalami lumpuh total selama beberapa saat.
Suasana di bawah baliho sempat memanas karena beragamnya reaksi masyarakat. Sebagian warga berusaha membujuk pria tersebut dengan nada tenang agar segera turun demi keselamatannya. Namun, ada pula warga yang merasa terganggu karena kemacetan yang ditimbulkan, sehingga melontarkan teriakan bernada kesal agar aksi tersebut segera dihentikan karena dianggap mengganggu ketertiban umum.
Merespons laporan masyarakat, petugas kepolisian dan aparat keamanan setempat segera meluncur ke lokasi. Prioritas utama petugas saat tiba adalah melakukan sterilisasi area guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain berupaya melakukan negosiasi dengan pria tersebut, petugas juga sibuk mengatur lalu lintas dan meminta kerumunan warga untuk terus bergerak agar kemacetan tidak semakin parah.
Source : IG/Ikl.nusantara
















