Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Terbaik dalam Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

95
×

Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Terbaik dalam Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah berpakaian putih) bersama para kepala daerah menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026). Penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Metro TV ini diraih berkat efektivitas intervensi program serta penurunan angka kemiskinan dan stunting yang nyata di Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Yogyakarta, zonajabar.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam Kategori Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian kinerja dan komitmen pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan serta penurunan stunting secara terpadu.

Penilaian mencakup konvergensi program, capaian layanan, dan efektivitas intervensi tingkat desa. Selain itu, dinilai pula laju penurunan stunting dan kemiskinan sebagai hasil nyata.

Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dan Metro TV tersebut diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).

Dedi, yang akrab disapa KDM, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata kinerja para bupati, wali kota, kepala desa dan kelurahan, ketua RT, RW dan kader posyandu se-Jawa Barat dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan stunting. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jabar atas kerja kerasnya.

Menurut KDM, masyarakat perlu terus saling bahu-membahu berupaya menurunkan tingkat kemiskinan. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu berbelanja kebutuhan sehari-hari di pedagang kecil.

“Warga menengah ke atas belanjanya harus di lingkungan masyarakat skitar, seperti di warung dan pedagang keliling agar tingkat kemiskinannya terus berkurang,” ucap KDM.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Jawa Barat agar tetap saling menjaga dan memberi perhatian, khususnya kepada anak-anak yang kekurangan gizi. Apabila melihat anak-anak kekurangan gizi, maka segeralah memberikan makanan bergizi.

Source : Humas Jabar