Berita

Anggaran Bencana Minim, Warga Desa Munjul Swadaya Perbaiki Akses Jalan

105
×

Anggaran Bencana Minim, Warga Desa Munjul Swadaya Perbaiki Akses Jalan

Sebarkan artikel ini

Cianjur, zonajabar.com – Bencana longsor akibat hujan deras yang melanda Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, kembali mengungkap realita pahit keterbatasan anggaran penanganan bencana di daerah. Meskipun permohonan resmi telah diajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), warga di salah satu lokasi terdampak, Pasir Laja RW 07, terpaksa mengambil langkah darurat dengan melakukan perbaikan jalan secara swadaya.

Kepala Desa Munjul, Yoyo Kuswoyo, membenarkan dilema anggaran yang dihadapi. Setelah mengajukan laporan perbaikan jalan desa yang terkena longsor, pihak desa menerima kabar bahwa alokasi dana khusus untuk penanganan bencana longsor hanya sebesar Rp12 juta.

“Betul, setelah kami laporan, anggaran untuk bencana ini hanya Rp12 juta dan itu cuma bisa menutupi perbaikan untuk satu titik saja,” ujar Yoyo, pada Senin (01/12/2025).

Jumlah anggaran yang sangat minim ini, ironisnya, hanya cukup untuk menambal kerusakan di satu titik longsor saja, memaksa lokasi terdampak lainnya harus gigit jari.

Kondisi ini seketika menimpa warga Pasir Laja RW 07, yang mana akses jalannya merupakan urat nadi vital perekonomian dan mobilitas masyarakat. Karena fokus anggaran resmi terpaksa dialihkan ke lokasi lain dan belum adanya tindak lanjut cepat dari dinas terkait, warga memutuskan untuk turun tangan.

“Untuk yang di Pasir Laja RW 07, karena akses jalan ini sangat dibutuhkan dan tindak lanjut dari dinas belum ada, ya terpaksa kami sampaikan kepada masyarakat agar menggunakan swadaya dulu (patungan). Kami tidak bisa membiarkan jalan itu terputus,” jelas Yoyo.

Perbaikan secara mandiri ini dilakukan demi memastikan akses warga tidak terputus, sembari menunggu bantuan resmi yang belum jelas kapan akan tiba.

Laporan resmi yang diajukan pihak desa melalui Kecamatan, dengan surat pengantar bernomor 400/165/XI/Kesra/2025, seolah hanya menjadi formalitas administrasi. Minimnya anggaran yang terealisasi memicu pertanyaan besar, apakah angka Rp12 juta benar-benar mencerminkan skala prioritas dan urgensi bencana yang dihadapi oleh masyarakat Desa Munjul?

Warga Pasir Laja RW 07 kini berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur segera menemukan solusi pendanaan yang memadai. Mereka mendesak agar Pemda tidak hanya bertumpu pada inisiatif swadaya masyarakat, tetapi segera menjangkau dan memperbaiki semua titik yang terdampak bencana demi memastikan pemulihan infrastruktur desa berjalan optimal.