Kota Bekasi, zonajabar.com – Suasana di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, berubah mencekam pada Minggu siang (8/3/2026). Sekitar pukul 14:30 WIB, gunungan sampah setinggi kurang lebih 50 meter di Zona IV dilaporkan longsor dan menimbun sejumlah pekerja serta kendaraan yang tengah beraktivitas di bawahnya. Material sampah yang meluncur deras dalam sekejap mengubah area kerja menjadi lokasi bencana yang memilukan.
Hingga Senin pagi, tim Basarnas DKI Jakarta terus berupaya melakukan evakuasi di tengah tumpukan limbah yang labil. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 13 orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Empat orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara lima orang lainnya berhasil diselamatkan dan empat orang sisanya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan di lapangan.
Adapun empat korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi adalah Endah Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno (22), dan Irwan Suprihatin (34). Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja sesama pemulung serta petugas kebersihan. Tragedi ini menjadi pengingat pahit mengenai tingginya risiko keselamatan yang dihadapi para pekerja di garda terdepan pengolahan sampah ibu kota.
Saat ini, alat berat telah dikerahkan untuk membantu membongkar material longsoran guna mencari korban yang masih tertimbun. Meskipun medan di lokasi cukup berat dan berbahaya, petugas terus berpacu dengan waktu demi memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar di posko darurat.














