Madura, zonajabar.com – Dunia maya belakangan ini dihangatkan oleh sebuah unggahan dari akun Facebook Samsul Alhasani Madura yang menampilkan sisi lain dari senjata khas Pulau Garam. Dalam rekaman video yang viral tersebut, pandangan mata penonton dimanjakan oleh atraksi ketangkasan seorang pria dewasa bersama seorang anak laki-laki. Mereka bukan sedang pamer kekuatan, melainkan mempertunjukkan sebuah kemahiran yang mereka sebut sebagai Seni Celurit Madura.
Aksi ini berhasil mencuri perhatian karena mengubah persepsi umum terhadap celurit. Jika biasanya benda tajam ini identik dengan alat pertanian atau perlindungan diri, di tangan mereka celurit bertransformasi menjadi instrumen seni yang sangat dinamis. Setiap putaran bilahnya seolah menari mengikuti irama tubuh, menciptakan pola-pola melengkung yang indah di udara. Kelincahan gerak kaki dan ketenangan ekspresi mereka menunjukkan bahwa apa yang ditampilkan adalah hasil dari latihan disiplin yang panjang.
Hal yang paling menyita perhatian adalah kehadiran sosok anak kecil yang tampak sangat mahir mengimbangi gerakan sang dewasa. Dengan gerak refleks yang tajam namun tetap terkontrol, sang anak menunjukkan bahwa regenerasi budaya di Madura masih terjaga dengan sangat baik. Fenomena ini membuktikan bahwa tradisi tidak akan lekang oleh waktu selama ada tangan-tangan muda yang bersedia mempelajari dan melestarikannya sebagai sebuah warisan kebanggaan.
Melalui video singkat tersebut, Samsul Alhasani seolah ingin menyampaikan pesan bahwa celurit memiliki dimensi artistik yang dalam. Seni Celurit Madura mengedepankan aspek keseimbangan, konsentrasi tinggi, dan kontrol diri yang kuat. Alih-alih menampilkan kesan garang, pertunjukan ini justru memperlihatkan kekayaan budaya yang elegan. Kehadiran seni ini menjadi bukti nyata bagaimana sebuah benda tradisional dapat terus hidup dan diapresiasi oleh masyarakat luas sebagai bagian dari identitas bangsa yang unik dan berkarakter.
Source : FB/Samsul Alhasani Madura


