Bekasi, zonajabar.com – Suasana tenang di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Sebuah ledakan hebat dilaporkan mengguncang Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) setempat, meninggalkan jejak kerusakan dan kekhawatiran mendalam bagi warga sekitar.
Sebelum dentuman keras memecah keheningan malam, sejumlah warga mengaku sudah merasakan ada yang tidak beres. Aroma gas yang sangat tajam tercium menyengat hingga ke pemukiman di sekitar lokasi. Diduga kuat, kebocoran gas sudah terjadi cukup lama dan uapnya telah menyebar mengikuti arah angin ke lingkungan warga sebelum akhirnya memicu ledakan.
Rekaman video amatir yang beredar pada Kamis (2/4/2026), memperlihatkan kepulan uap putih yang tebal menyelimuti gang-gang sempit di sekitar area SPBE. Warga yang panik terlihat berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri, saling berteriak memperingatkan tetangga lainnya agar segera menjauh dari sumber bau gas tersebut.
Insiden ini memakan korban jiwa. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, terdapat satu orang korban dalam kejadian tragis ini. Petugas kesehatan dan warga sekitar segera mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebocoran hebat yang berujung pada ledakan tersebut masih menjadi tanda tanya. Belum ada keterangan resmi mengenai pemicu utama kegagalan teknis di SPBE Cimuning tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan yang ketat pada fasilitas pengisian bahan bakar yang bersinggungan langsung dengan pemukiman padat penduduk.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekat ke area terdampak hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif.
Source : IG/Jabarscope & IG/Dede_setiawan1
















