Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Kepala Bidang PAUD & Dikmas Dinas Pendidikan KBB: Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Minta PKBM Tampil Profesional Seperti Sekolah Formal

200
×

Kepala Bidang PAUD & Dikmas Dinas Pendidikan KBB: Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Minta PKBM Tampil Profesional Seperti Sekolah Formal

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang PAUD & Dikmas Disdik KBB, Makhatir Muhammad, menegaskan pentingnya pengelolaan PKBM secara profesional agar setara dengan sekolah formal guna menanggulangi persoalan anak tidak sekolah. (Foto: Istimewa)

Bandung Barat, zonajabar.com – Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran vital dalam menuntaskan persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mengingat jumlah ATS yang tercatat cukup tinggi, mencapai hampir 28 ribu anak. PKBM diharapkan mampu menjadi wadah sekaligus senjata ampuh untuk memangkas angka tersebut.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bidang PAUD & Dikmas Dinas Pendidikan KBB, Makhatir Muhammad, pada Selasa (13/10/2026). Pihaknya mendorong agar PKBM di seluruh wilayah Bandung Barat terus membenahi kualitas dan tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

“Saya berharap PKBM itu jangan sampai ada paradigma negatif di masyarakat. Kita ingin layanannya bisa seperti sekolah formal biasa,” ujar Makhatir.

Meski memiliki karakteristik dan sistem pembelajaran yang berbeda dengan sekolah formal, seperti fleksibilitas hari belajar. Pelayanan dan proses belajar-mengajar di PKBM tetap harus dioptimalkan, langkah nyata yang perlu diterapkan antara lain adanya kesepakatan jadwal belajar yang teratur, kesiapan tutor yang maksimal, serta fasilitas sarana-prasarana yang memadai.

Untuk menunjang proses pembelajaran agar lebih interaktif dan menarik, hampir seluruh lembaga PKBM di Bandung Barat saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti TV Digital. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi para peserta didik Kesetaraan Paket A, B, maupun C.

“Alhamdulillah hampir semua PKBM mendapatkan bantuan TV digital. Ini harus betul-betul dimanfaatkan oleh lembaga dan para tutor untuk memaksimalkan proses pembelajaran,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan KBB, saat ini terdapat sebanyak 44 lembaga PKBM yang tersebar di wilayah Bandung Barat. Rinciannya terdiri dari 43 PKBM yang dikelola oleh swasta/masyarakat dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB/SPNF) berstatus negeri.

Pihak Dinas Pendidikan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengelola PKBM, pengajar, serta penggiat pendidikan kesetaraan. Dedikasi, waktu, dan pengorbanan mereka dinilai sangat berarti dalam membukakan pintu masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di Bandung Barat.