Scroll untuk baca artikel
Berita

Mahasiswa KKN dari Enam Kampus Jadi Mitra Pemberdayaan Masyarakat Desa Ciasmara

164
×

Mahasiswa KKN dari Enam Kampus Jadi Mitra Pemberdayaan Masyarakat Desa Ciasmara

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Ciasmara, Junaedi, S.AP (tengah, berkopiah), berfoto bersama perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari berbagai universitas di depan Kantor Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kemitraan ini telah berjalan sejak 2017 untuk mendukung pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat. (Foto: Istimewa)

Bogor, zonajabar.com – Pemerintah Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, terus memperkuat sinergi dengan dunia akademik sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat. Sejak 2017, Desa Ciasmara secara konsisten membuka ruang kolaborasi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Pada tahun 2026, Desa Ciasmara kembali menjadi lokasi pengabdian mahasiswa dari enam perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSU/NU), Universitas Ibn Khaldun Laa Roiba, perguruan tinggi di kawasan Leuwiliang, hingga Telkom University.

Kepala Desa Ciasmara, Junaedi, S.AP, mengatakan kehadiran mahasiswa KKN selama hampir satu dekade terakhir telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan kalangan akademisi mampu menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan desa.

“Sejak tahun 2017 kami selalu terbuka bekerja sama dengan berbagai universitas dalam pelaksanaan KKN. Alhamdulillah, kehadiran adik-adik mahasiswa sangat membantu perkembangan wilayah Desa Ciasmara, baik melalui edukasi maupun program-program pemberdayaan masyarakat,” ujar Junaedi, Rabu (29/7/2026).

Program KKN yang dijalankan tahun ini menyasar sejumlah sektor strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat. Mahasiswa terlibat dalam pendampingan di bidang pertanian dan perikanan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi wisata desa.

Di sektor pertanian dan perikanan, mahasiswa memberikan pendampingan mengenai pengelolaan potensi lokal agar mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

Sementara pada bidang pemberdayaan masyarakat, berbagai kegiatan edukasi dan penguatan kapasitas warga dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi maupun sosial.

Selain itu, potensi wisata Desa Ciasmara juga menjadi salah satu fokus kegiatan. Mahasiswa membantu mempromosikan destinasi dan potensi lokal agar lebih dikenal serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Junaedi mengungkapkan, seluruh elemen masyarakat menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN. Mulai dari RW 01 hingga RW 11, warga dinilai sangat antusias dan aktif terlibat dalam setiap program yang dilaksanakan.

“Alhamdulillah, masyarakat dari RW 1 sampai RW 11 merespons dengan sangat baik. Mereka mudah diajak berkolaborasi bersama adik-adik mahasiswa. Kami berharap kontribusi mereka terus memberikan manfaat dan membantu pemberdayaan masyarakat Desa Ciasmara ke depan,” katanya.

Menurut Junaedi, program KKN tidak hanya menjadi wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat, sementara desa mendapatkan ide, inovasi, dan pendampingan dalam berbagai sektor pembangunan.

Pemerintah Desa Ciasmara berharap kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan yang berkelanjutan diharapkan semakin cepat terwujud sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Ciasmara.